-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Jeritan Bocah 2 Tahun Bongkar Dugaan Kekerasan Ayah Kandung di Padang, Warga Pecahkan Pintu Demi Selamatkan Korban

Minggu, 17 Mei 2026 | Mei 17, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-17T22:35:44Z

 

Perwira Samapta I Polresta Padang, Ghifari Iman Sanika  saat membawa balita yang dianiya ayahnya ke RS Bhayangkara 


PADANG, senandungkabar.com – Warga Jalan Kunci, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, dibuat gempar oleh dugaan kasus kekerasan terhadap seorang bocah laki-laki berusia dua tahun yang diduga dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri.


Peristiwa memilukan itu terungkap pada Minggu (17/5/2026) dan langsung mengundang kepanikan warga sekitar. Tangisan korban yang disebut-sebut terdengar berulang kali memicu kecurigaan tetangga hingga akhirnya seorang warga memberanikan diri masuk dan menyelamatkan sang bocah dari dalam rumah.


Aksi nekat warga itu diduga menjadi penyelamat nyawa korban. Bocah malang tersebut kemudian langsung dievakuasi menuju Polresta Padang sebelum dibawa mendapatkan penanganan medis dan perlindungan lebih lanjut.


Kasus ini pun sontak menyita perhatian masyarakat setelah aparat kepolisian turun tangan. Perwira Samapta I Polresta Padang, Ghifari Iman Sanika membenarkan adanya dugaan kekerasan terhadap anak tersebut dan memastikan kasus kini ditangani Satreskrim Polresta Padang.


“Kasus ini sudah ditangani Satreskrim Polresta Padang, terduga pelaku juga sudah diamankan,” ujarnya.


Korban selanjutnya dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk mendapatkan perawatan medis akibat dugaan kekerasan yang dialaminya.


Melalui unggahan di akun pribadinya, Ipda Ghifari juga mengapresiasi keberanian dan kepedulian warga yang bergerak cepat melapor melalui layanan darurat 110.


“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah peduli dan melapor cepat melalui layanan Call Center 110, sehingga korban bisa segera kami bawa menuju RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk mendapatkan penanganan medis,” tulisnya.


Peristiwa ini meninggalkan duka dan kemarahan mendalam di tengah masyarakat. Banyak warga tak menyangka dugaan kekerasan mengerikan itu terjadi di lingkungan mereka sendiri.


Kasus tersebut sekaligus menjadi alarm keras bahwa kepedulian warga sekitar dapat menjadi benteng terakhir penyelamatan anak-anak dari ancaman kekerasan dalam rumah tangga.

×
Berita Terbaru Update