-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Jalan Balai Salasa Amblas, Keluhan Warga Direspons Cepat : Perbaikan Permanen Dimulai Juli 2026

Senin, 22 Juni 2026 | Juni 22, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-22T06:48:09Z

 

Jalan Balai Salasa rusak parah

LUBUK BASUNG, senandungkabar.com – Keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan di kawasan Balai Salasa, Kecamatan Lubuk Basung, akhirnya mendapat kepastian. Setelah sempat menimbulkan kekhawatiran pengguna jalan akibat kondisi badan jalan yang amblas, penanganan darurat telah dilakukan dan perbaikan permanen dijadwalkan mulai dikerjakan pada Juli 2026.


Pemerintah Kabupaten Agam bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga dengan melakukan koordinasi intensif bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan akses transportasi masyarakat tetap aman dan aktivitas ekonomi tidak terganggu.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam, Ofrizon, menjelaskan bahwa ruas jalan yang mengalami kerusakan merupakan jalan berstatus milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Meski bukan kewenangan langsung pemerintah kabupaten, pihaknya segera menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional serta BMKCTR Sumbar guna mempercepat penanganan.


“Begitu laporan dari masyarakat masuk, kami langsung berkoordinasi agar langkah penanganan dapat segera dilakukan. Saat ini kendaraan roda empat sudah dapat melintasi ruas jalan tersebut, meskipun sifatnya masih penanganan sementara,” ujarnya, Senin (22/6/2026).


Kerusakan jalan diketahui dipicu oleh rusaknya gorong-gorong yang berada di bawah badan jalan. Kondisi itu menyebabkan sebagian badan jalan amblas dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan apabila tidak segera diperbaiki.


Untuk mengatasi kondisi darurat, petugas telah memasang pipa baja bergelombang (Armco) dan melakukan penimbunan pada titik jalan yang terdampak. Upaya tersebut dilakukan agar arus lalu lintas tetap berjalan normal sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.


Menurut Ofrizon, langkah darurat ini merupakan bagian dari solusi jangka pendek sembari menunggu realisasi proyek perbaikan permanen yang telah masuk dalam perencanaan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.


“Perbaikan permanen sudah diprogramkan melalui paket pekerjaan yang akan ditenderkan oleh pemerintah provinsi. Jika tidak ada kendala, pengerjaan fisik akan dimulai pada Juli mendatang,” jelasnya.


Sementara itu, Bupati Agam, Benni Warlis, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas respons cepat dalam menangani persoalan yang dikeluhkan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap masyarakat.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih atas langkah cepat yang telah dilakukan. Kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan agar kebutuhan masyarakat dapat segera terlayani,” kata Bupati.


Dengan penanganan darurat yang telah dilakukan, akses jalan Balai Salasa kini kembali dapat dilalui dengan lebih aman. Masyarakat pun berharap proyek perbaikan permanen yang dijadwalkan mulai Juli 2026 dapat segera terealisasi sehingga aktivitas warga tidak lagi terganggu akibat kerusakan infrastruktur tersebut.

×
Berita Terbaru Update