-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pasar Murah Pemko Padang Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Murah Jelang Iduladha

Kamis, 21 Mei 2026 | Mei 21, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-20T23:17:02Z

 

Pasar murah Pemko Padang

PADANG, senandungkabar.com — Pemerintah Kota Padang bergerak cepat menahan laju kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah melalui Operasi Pasar Murah yang digelar di tiga kecamatan. Program ini langsung disambut antusias warga karena menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibanding pasar tradisional.


Hari pertama pelaksanaan dipusatkan di Tempat Evakuasi Sementara (TES) Jalan Pinang Sori II, Kelurahan Air Tawar Timur, Kecamatan Padang Utara, Selasa (19/5/2026). Sejak pagi, ratusan warga memadati lokasi untuk berburu sembako murah mulai dari beras, minyak goreng, telur, gula hingga cabai.


Kepala Bidang Penyelenggaraan Kebutuhan Pokok Penting Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edward, mengatakan operasi pasar murah menjadi langkah strategis Pemko Padang untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mengendalikan inflasi daerah menjelang momentum Iduladha.


“Program ini sengaja menyasar kawasan permukiman padat penduduk agar manfaat penurunan harga bisa langsung dirasakan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah,” ujarnya.


Usai pelaksanaan di Padang Utara, operasi pasar murah dilanjutkan ke Kecamatan Koto Tangah pada 20 Mei 2026 dan Kecamatan Kuranji pada 21 Mei 2026.


Dalam program tersebut, Pemko Padang memangkas rantai distribusi dengan menghadirkan langsung distributor utama dan perusahaan penyedia bahan pokok seperti Bulog, PPI, CP Tani Makmur hingga PT Genta Raya ke tengah masyarakat. Langkah ini membuat harga kebutuhan pokok dijual di bawah harga pasar.


Salah satu komoditas yang paling diminati warga adalah minyak goreng subsidi. Jika Harga Eceran Tertinggi (HET) berada di angka Rp15.700 per liter, di pasar murah produk tersebut dijual hanya Rp15.000 per liter.


Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan subsidi tambahan berupa kupon potongan harga senilai Rp5.000 per lembar kepada 300 warga pertama yang datang. Setiap warga bahkan bisa memperoleh maksimal dua kupon atau potongan langsung sebesar Rp10.000 saat berbelanja.


Kebijakan ini dinilai efektif membantu masyarakat menghadapi tekanan harga kebutuhan rumah tangga menjelang hari besar keagamaan.


Salah seorang warga Air Tawar Timur, Dewianra Wita, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Menurutnya, harga barang yang dijual jauh lebih murah dibandingkan di pasaran.


“Alhamdulillah sangat membantu kami ibu-ibu rumah tangga. Tadi saya beli minyak goreng, telur, gula, sabun mandi, sabun cuci sampai makanan ringan. Harganya jauh lebih murah dan sangat menguntungkan,” katanya.


Antusiasme warga menjadi sinyal kuat bahwa operasi pasar murah masih menjadi solusi efektif menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Iduladha.

×
Berita Terbaru Update