-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Viral! Preman Diduga Palak Bus Mahasiswi UNAND di Lembah Anai, Raup Hampir Rp1 Juta sebelum Diciduk Polisi

Jumat, 22 Mei 2026 | Mei 22, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-22T07:20:49Z

 

Pemalak rombongan mahasiswi Unand di lembah anai ditangkap polisi

PADANG PANJANG , senandungkabar.com — Aksi dugaan pemalakan terhadap rombongan mahasiswi Universitas Andalas (UNAND) di jalur Lembah Anai bikin geger publik Sumatera Barat. Seorang pria berinisial A alias M akhirnya diciduk tim gabungan Polda Sumbar dan Polres Padang Panjang setelah aksinya viral di media sosial.


Pelaku diduga memanfaatkan situasi penutupan jalur perbaikan pascabanjir bandang di kawasan Lembah Anai untuk melakukan pungutan liar terhadap bus pariwisata yang membawa rombongan mahasiswa.


Penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumbar bersama Tim Macan Marapi Satreskrim Polres Padang Panjang.


Panit Resmob Polda Sumbar, Rio Fernando, membenarkan pelaku telah diamankan dan kini masih diperiksa intensif.


“Benar, pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).


Peristiwa bermula pada Selasa, 19 Mei 2026, saat empat unit bus PO Rajawali yang mengangkut rombongan mahasiswi UNAND menuju Bukittinggi melintas di jalur Padang–Padang Panjang, tepatnya kawasan Lembah Anai.


Saat itu, jalur tersebut tengah dalam perbaikan dan kendaraan roda enam dilarang melintas, kecuali kendaraan tertentu seperti mobil proyek, tangki BBM, dan pengangkut LPG.


Diduga melihat celah, pelaku kemudian mendatangi rombongan bus dan menawarkan “jasa pengawalan” agar bus bisa lolos dari portal penjagaan. Pelaku bahkan mengklaim telah berkoordinasi dengan petugas di lapangan sehingga rombongan dijamin bisa lewat.


Karena khawatir perjalanan terhambat, salah seorang penumpang berinisial N.K akhirnya menyerahkan uang Rp500 ribu kepada pelaku.


Namun aksi itu ternyata belum selesai. Pada malam harinya sekitar pukul 23.00 WIB, pelaku kembali menghubungi sopir bus berinisial B dan menawarkan bantuan serupa saat rombongan hendak kembali melintasi jalur Lembah Anai.


Saat bus memasuki kawasan tersebut, pelaku kembali meminta uang. Kali ini sebesar Rp450 ribu, yang kembali diberikan oleh penumpang.


Total uang yang diduga berhasil dipalak dari rombongan mahasiswa itu mencapai Rp950 ribu.


Kasus ini langsung memantik kemarahan publik usai kisahnya ramai tersebar di media sosial. Banyak warganet menyoroti dugaan praktik pungli yang disebut-sebut kerap terjadi di jalur strategis saat kondisi akses dibatasi.


Polisi kini terus mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan atau keterlibatan pihak lain dalam praktik pungli di kawasan Lembah Anai.

×
Berita Terbaru Update