-->

Notification

×

Iklan

Iklan

520 Ribu Liter Air Mengalir di Tengah Kemarau, BAZNAS Kota Padang Hadirkan Harapan untuk Warga

Kamis, 29 Januari 2026 | Januari 29, 2026 WIB | Last Updated 2026-04-13T23:56:08Z
Warga antre untuk mengambil air

PADANG, senandungkabar.com — Di tengah kemarau panjang yang membuat sumur-sumur warga mulai mengering, secercah harapan datang melalui deru mobil tangki air milik Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang. Hingga Rabu (28/1/2026), BAZNAS tercatat telah menyalurkan sebanyak 520.000 liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak krisis air di Kota Padang.


Distribusi air bersih ini dipusatkan di wilayah yang paling merasakan dampak kekeringan, yakni Kecamatan Pauh dan Kuranji, di mana sebagian besar warga mulai kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari.




Ketua BAZNAS Kota Padang, H. Yuspardi, menyampaikan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan sekaligus amanah dari dana infak dan sedekah para muzakki.


“Air bersih ini kami distribusikan secara berkala menggunakan armada mobil tangki, agar bantuan benar-benar dirasakan langsung oleh warga yang membutuhkan,” ujarnya.


Ia menjelaskan, bantuan tersebut bersumber dari infak dan sedekah ASN Kota Padang serta dukungan sejumlah perusahaan dan lembaga, di antaranya Serikat Pekerja BNI, Adira Finance, Rumah BUMN, dan PT Hacel, yang mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS Kota Padang.


Dalam pelaksanaannya, BAZNAS juga menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kota Padang dan instansi terkait guna memastikan distribusi air berlangsung tepat sasaran dan merata.



Kehadiran mobil tangki air disambut antusias oleh warga. Pasalnya, sebelum bantuan datang, banyak warga terpaksa membeli air galon atau menempuh jarak cukup jauh demi mendapatkan air bersih.



“Ini sangat membantu kami. Sudah beberapa minggu air sumur sulit didapat,” ungkap salah seorang warga penerima bantuan.



BAZNAS Kota Padang menegaskan akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan. Jika kekeringan masih berlanjut, jumlah distribusi air bersih dipastikan akan ditambah sesuai kebutuhan dan ketersediaan armada.



“Selama masyarakat masih membutuhkan, kami akan terus hadir,” pungkas Yuspardi.

×
Berita Terbaru Update