-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Siswa Keluhkan Sakit Usai Santap MBG, Wabup Agam Turun Langsung dan Hentikan Distribusi Sementara

Kamis, 03 September 2026 | September 03, 2026 WIB | Last Updated 2026-09-03T05:02:09Z

 

Wakil Bupati Agam saat menyidak dapur SPPG yang menyalurkan MBG ke siswa keracunan 

AGAM, senandungkabar.com  — Pemerintah Kabupaten Agam bergerak cepat menyikapi laporan adanya sejumlah siswa di Kecamatan Palupuah yang mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).


Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, langsung mendatangi Puskesmas Palupuah, Rabu (2/9). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi para siswa sekaligus memastikan proses pemeriksaan dan penanganan medis berjalan sebagaimana mestinya.


Sejumlah siswa dilaporkan mengalami keluhan berupa sakit perut dan mual. Berdasarkan pemeriksaan awal, sebagian besar kondisi siswa masih tergolong ringan. Namun, terdapat dua siswa yang mengalami gejala lebih serius sehingga harus mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit di Kota Bukittinggi.


Menyikapi kejadian tersebut, Pemkab Agam mengambil langkah pencegahan dengan menghentikan sementara distribusi MBG di wilayah Palupuah. Kebijakan itu diberlakukan sembari menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui secara pasti penyebab munculnya keluhan kesehatan pada siswa.


“Untuk saat ini, atas nama Pemerintah Kabupaten Agam kami minta kegiatan pendistribusian MBG dihentikan dahulu sampai nantinya hasil laboratorium keluar,” ujar Muhammad Iqbal.


Menurutnya, aspek keamanan pangan harus menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program MBG. Pengawasan tidak hanya dilakukan ketika makanan sampai di sekolah, tetapi harus dimulai sejak proses pemilihan bahan makanan, penyimpanan, pengolahan hingga makanan didistribusikan kepada para siswa.


Pemkab Agam bersama instansi dan pihak terkait kini melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab kejadian. Pemeriksaan dan observasi juga terus dilakukan terhadap siswa yang mengalami keluhan kesehatan.


Muhammad Iqbal turut meminta para orang tua agar tetap tenang dan tidak menyikapi kejadian tersebut secara berlebihan. Kendati demikian, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama jika anak menunjukkan gejala seperti sakit perut, mual, muntah atau gangguan kesehatan lainnya.


“Jika anak mengalami keluhan kesehatan, segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar dapat diperiksa dan ditangani dengan cepat,” imbaunya.


Pemkab Agam menegaskan keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi prioritas. Evaluasi terhadap pelaksanaan MBG di wilayah tersebut akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk memperketat pengawasan terhadap proses penyediaan dan distribusi makanan.