-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Momen Bahagia Berubah Mencekam, Dua Mahasiswa UNP Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar Saat Rayakan Kelulusan

Selasa, 02 Juni 2026 | Juni 02, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-02T15:59:45Z
Petugas pengamanan UNP saat mengangkat mahasiswa yang terkena peluru nyasar

PADANG, senandungkabar.com – Suasana penuh kebahagiaan yang tengah dirasakan dua mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) mendadak berubah menjadi kepanikan. Keduanya diduga menjadi korban peluru nyasar saat berada di kawasan lapangan depan Gedung Rektorat UNP, Selasa (2/6/2026) sore.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi ketika kedua mahasiswa itu sedang mengabadikan momen kelulusan mereka melalui swafoto. Saat itu, mereka baru saja menyelesaikan ujian komprehensif dan proposal skripsi, sebuah tahapan penting menuju penyelesaian studi.


Namun di tengah suasana perayaan tersebut, keduanya tiba-tiba diduga terkena proyektil yang menyerupai peluru. Kejadian itu sontak mengundang kepanikan di lokasi karena tidak ada yang mengetahui secara pasti dari mana asal tembakan tersebut.


Akibat insiden itu, kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Padang untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisi terkini korban masih dalam pemantauan tim medis.


Peristiwa yang terjadi di lingkungan kampus itu kini menjadi perhatian publik dan memunculkan berbagai pertanyaan terkait sumber peluru serta penyebab kejadian.


Hingga Selasa malam, pihak kepolisian maupun otoritas kampus belum mengeluarkan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun hasil penyelidikan awal atas insiden tersebut. Aparat dikabarkan masih melakukan pendalaman untuk mengungkap asal proyektil yang mengenai kedua mahasiswa tersebut.


Kasus ini menyita perhatian masyarakat karena terjadi di area kampus yang selama ini dikenal sebagai lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. Publik pun menantikan penjelasan resmi dari pihak berwenang guna mengungkap fakta di balik peristiwa yang mengubah momen bahagia menjadi tragedi tersebut.