Fenomena Sinkhole di Situjuah Batua, Ribuan Warga Antre Ambil Air untuk Oleh-Oleh

 

Warga mengambil air sinklone untuk oleh oleh

Lima Puluh Kota, senandungkabar.com – Kemunculan lubang besar atau sinkhole di Jorong Tepi Nagari, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, terus menyedot perhatian publik. Tidak hanya menjadi wisata dadakan, air yang keluar dari dalam lubang tersebut justru menjadi daya tarik utama hingga membuat ribuan warga rela mengantre untuk membawanya pulang sebagai oleh-oleh.


Fenomena ini terbilang unik. Jika sebelumnya keberadaan sinkhole menimbulkan kekhawatiran, kini lokasi tersebut ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah. Terpantau sejak beberapa hari terakhir, masyarakat dari Kota Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, hingga daerah lain di Sumatera Barat silih berganti mendatangi lokasi.


Sejumlah warga terlihat membawa berbagai wadah, mulai dari botol hingga jeriken, untuk menampung air yang mengalir dari lubang besar tersebut. Sebagian masyarakat meyakini air tersebut memiliki khasiat tertentu bagi kesehatan tubuh dan berharap dapat memberikan kesembuhan.


Baca Juga : Pemko Padang Segera Tetapkan Zona Merah Daerah Aliran Sungai


Baca Juga : Berubah Total, Taman Rimbo Kaluang Kini Jadi Spot Favorit Warga Padang


“Katanya air ini bagus, jadi kami bawa pulang untuk keluarga,” ujar salah seorang warga yang ditemui di lokasi.


Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun ahli terkait kandungan dan keamanan air yang berasal dari sinkhole tersebut. Pemerintah daerah diharapkan dapat segera melakukan kajian dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan.


Baca Juga : Sawah Ambles Jadi Sinkhole Sedalam 20 Meter, Warga Limapuluh Kota Geger


Baca Juga : Jalan Amblas Akibat Banjir, Akses ke Batu Busuk Padang Putus


Fenomena sinkhole di Situjuah Batua ini menjadi bukti bagaimana peristiwa alam dapat dengan cepat berubah menjadi pusat perhatian masyarakat, sekaligus memunculkan beragam kepercayaan dan respons sosial di tengah warga.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama