![]() |
| Ilustrasi kekerasan |
LIMAPULUH KOTA, senandungkabar.com — Kasus dugaan kekerasan dalam keluarga menggemparkan Kabupaten Limapuluh Kota. Seorang anggota DPRD Limapuluh Kota berinisial AJM dilaporkan menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anak kandungnya sendiri.
Tak hanya AJM, sang istri juga disebut ikut menjadi korban dalam insiden yang berbeda. Peristiwa itu kemudian berujung laporan resmi ke pihak kepolisian dan kini tengah dalam penanganan aparat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, laporan tersebut masuk ke Mapolsek Payakumbuh (Koto Baru Simalanggang) pada Sabtu (9/5/2026). Kasus ini langsung menyita perhatian publik karena melibatkan seorang legislator aktif dan konflik internal keluarga.
Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo melalui Kapolsek Payakumbuh AKP Asril Rivai membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.
“Benar, ada laporan masuk sekitar pukul 10.00 WIB. Pelapor merupakan anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota berinisial AJM. Yang bersangkutan mengaku mengalami penganiayaan,” ujar AKP Asril Rivai saat dikonfirmasi, Minggu (10/5/2026).
Polisi juga membenarkan bahwa istri AJM turut melaporkan dugaan tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh anak kandung mereka sendiri.
“Istrinya juga diduga menjadi korban, namun kejadiannya di lokasi berbeda. Terlapor merupakan anak kandungnya,” tambahnya.
Hingga kini, kepolisian masih mendalami kronologi kejadian, memeriksa keterangan para pihak, serta mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan penganiayaan tersebut.
Kasus ini sontak memicu perhatian masyarakat karena dinilai mencerminkan memanasnya persoalan keluarga yang berujung ke ranah hukum. Polisi memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan terbuka.
